v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} h2 {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; mso-outline-level:2; font-size:18.0pt; font-family:”Times New Roman”; font-weight:bold;} a:link, span.MsoHyperlink {color:blue; text-decoration:underline; text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed {color:purple; text-decoration:underline; text-underline:single;} p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} span.fullpost {mso-style-name:fullpost;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} h4 {mso-style-next:Normal; margin-top:12.0pt; margin-right:0cm; margin-bottom:3.0pt; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; page-break-after:avoid; mso-outline-level:4; font-size:14.0pt; font-family:”Times New Roman”; font-weight:bold;} p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
Perintah-Perintah Internal MS-DOS / Command Prompt
Berikut ini adalah daftar perintah-perintah command prompt yang ada pada MS-DOS mode di Windows XP. Untuk informasi lebih spesifik mengenai suatu perintah, ketik HELP nama-perintah di jendela Command Prompt.
ASSOC
Menampilkan atau mengubah asosiasi ekstensi file.
AT
Menjadwalkan perintah dan program agar berjalan di komputer pada waktu tertentu.
ATTRIB
Menampilkan atau mengubah atribut suatu file.
BREAK
Mengatur atau menghilangkan pemeriksaan extended CTRL+C.
CACLS
Menampilkan atau mengubah daftar kontrol akses (ACLs) dari files.
CALL
Memanggil sebuah program batch dari program batch yang lain.
CD / CHDIR
Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHCP
Menampilkan atau mengubah nomor active code page.
CHKDSK
Memeriksa sebuah disket/harddisk dan menampilkan laporan status disket/harddisk tersebut.
CHKNTFS
Menampilkan atau mengubah proses pemeriksaan disket pada saat booting.
CLS
Menghapus layar jendela command prompt.
CMD
Menjalankan interpreter perintah Windows yang baru.
COLOR
Mengubah warna teks dan latar pada command prompt.
COMP
Membandingkan isi dari dua atau beberapa file.
COMPACT
Menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.
CONVERT
Mengkonversi FAT ke NTFS. Anda tidak dapat mengkonversi drive yang sedang aktif.
COPY
Menyalin satu atau beberapa file ke lokasi lain.
DATE
Menampilkan atau mengubah tanggal.
DEL / ERASE
Menghapus satu atau beberapa file.
DIR
Menampilkan daftar file dan subdirektori dalam sebuah direktori.
DISKCOMP
Membandingkan isi dari dua buah disket.
DISKCOPY
Menyalin isi dari satu disket ke disket lain.
DOSKEY
Mengedit baris perintah, memanggil kembali perintah Windows, dan membuat macro.
ECHO
Menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.
ENDLOCAL
Mengakhiri lokalisasi dan perubahan environment pada sebuah batch file..
EXIT
Keluar dari program CMD.EXE dan menutup jendela command prompt.
FC
Membandingkan dua atau beberapa file, dan Menampilkan perbedaan file-file tersebut.
FIND
Mencari string teks dalam sebuah file atau beberapa file.
FINDSTR
Mencari string dalam file.
FOR
Menjalankan perintah yang spesifik untuk masing-masing file dalam sekumpulan file.
FORMAT
Mem-Format sebuah hardisk/disket untuk digunakan di Windows.
FTYPE
Menampilkan atau mengubah tipe file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file.
GOTO
Mengarahkan Windows command interpreter ke baris yang berlabel dalam sebuah program batch.
GRAFTABL
Memperbolehkan Windows untuk menampilkan sekumpulan karakter extended dalam mode grafik.
HELP
Menyediakan informasi bantuan untuk perintah-perintah Windows.
IF
Menjalankan pemrosesan kondisional dalam program batch.
LABEL
Membuat, mengubah, atau menghapus volume label dari sebuah disket/harddisk.
MD / MKDIR
Membuat direktori.
MODE
Mengkonfigurasi alat yang ada pada sistem.
MORE
Menampilkan hasil perlayar.
MOVE
Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
PATH
Menampilkan atau mengatur path pencarian untuk executable files.
PAUSE
Menunda pemrosesan dari sebuah batch file dan menampilkan pesan.
POPD
Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSH.
PRINT
Mencetak file teks.
PROMPT
Mengubah command prompt Windows.
PUSHD
Menyimpan direktori sekarang kemudian mengubahnya.
RD /RMDIR
Menghapus direktori.
RECOVER
Mengembalikan informasi yang masih dapat dibaca dari sebuah disket/harddisk yang sudah bad/rusak.
REM
Menulis komentar dalam batch files atau CONFIG.SYS.
REN / RENAME
Mengubah nama file.
REPLACE
Mengganti file.
SET
Menampilkan, mengatur, atau menghapus variabel lingkungan Windows.
SETLOCAL
Memulai lokalisasi dari perubahan lingkungan dalam sebuah batch file.
SHIFT
Menggeser posisi parameter yang dapat diganti dalam sebuah batch files.
SORT
Menyortir input.
START
Membuka jendela baru untuk menjalankan perintah atau program yang spesifik.
SUBST
Membuat virtual drive dari sebuah direktori.
TIME
Menampilkan atau mengatur waktu sistem.
TITLE
Mengatur judul untuk jendela command prompt yang aktif.
TREE
Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drive atau path.
TYPE
Menampilkan isi dari sebuah file teks.
VER
Menampilkan versi Windows yang anda gunakan.
VERIFY
Memberitahu Windows untuk memeriksa apakah file anda telah disimpan secara benar dalam disket/harddisk.
VOL
Menampilkan nomor serial dan volume label dari sebuah harddisk/disket.
XCOPY
Menyalin file serta pohon direktori.
Tweaking Firefox | Untuk browsing internet lebih cepat
Firefox adalah browser favorit gwa, gwa lebih suka firefox karena browser ini lebih enak dan nyaman digunakan, apalagi kita juga bisa menambah firefox kita dengan berbagai fitur tambahan yang keren dan cool abis he..he..
Pada postingan kali ini gwa akan menulis sebuah cara memodifikasi / tweaking firefox untuk mempercepat koneksi pada saat browsing. tips mempercepat koneksi ini gwa dapat dari blog tetangga
Karena firefox adalah browser opensource maka kita bisa leluasa mengubah setting parameter yang ada di firefox, ketik “about:config” ( tanpa tanda petik ) di addres bar kemudian enter untuk membuka setting parameter yang ada di firefox, kemudian cari parameter-parameter berikut ini kemudian ubah sesuai dengan settingan dibawah ini :
=======================================================
browser.tabs.showSingleWindowModePrefs – true
network.http.max-connections – 64
network.http.max-connections-per-server – 20
network.http.max-persistent-connections-per-proxy – 10
network.http.max-persistent-connections-per-server – 4
network.http.pipelining – true
network.http.pipelining.maxrequests – 100
network.http.proxy.pipelining – true
network.http.request.timeout – 300
nglayout.initialpaint.delay = 0
network.http.request.max-start-delay = 0
network.http.max-persistent-connections-per-proxy = 10
network.http.proxy.pipelining = true
network.http.proxy.version = 1.0
=======================================================
Berdasarkan pengalaman pribadi, koneksi browsing gwa emang jadi lebih cepat dibandingkan sebelum gwa melakukan tweaking firefox padahal temen-temen satu kantor koneksinya lagi pada lemot en cuma kompie gwa yg koneksinya masih cepet
.
Oke guys sekian dulu tips buat mempercepat koneksi internet dengan melakukan tweak pada firefox, kapan-kapan di sambung lagi dengan tips yang lain
.
Perintah-perintah dalam DOS sangat sederhana, Cuma karena kurang tenar, maka kita tidak familiar dengan perintah-perintah tersebut sehingga merasa aneh, dan asing dengan perintah-perintah tersebut. Jika kita teliti dengan seksama, perintah-perintah tersebut sangatlah mudah.
Perintah-perintah DOS terdiri dari dua macam, yaitu perintah internal dan perintah eksternal:
Perintah internal: perintah yang dapat lengsung dijalankan dari komputer dan hanya dengan menggunakan bantuan dari file system saja tanpa harus menggunakan file-file tertentu untuk keperluan tertentu.
Perintah eksternal: perintah yang membutuhkan file-file tambahan untuk dapat dijalankan dismping harus menggunakan file system.
Anda masih bingung dengan perintah-perintah tersebut?, tentu saja, karena saya baru memberi definisinya saja. Berikut adalah contoh-contoh beberapa perintah internal:
- dir
Perintah dir digunakan untuk mengetahui isi dari suatu direktori atau drive, contoh jika kita sedang aktif di ‘root’ (pangkal) drive a:, kita ketik dir maka akan ditampilkan isi dari drive a:
a:\>dir ¿ (enter)
- cd
Perintah cd (change directory) digunakan untuk berpindah ke direktori yang lebih dalam/tinggi, direktori merupakan istilah folder di DOS, jadi di DOS, jika windows menamakan folder, maka DOS menamakan direktori.
Contoh jika kita memiliki direktori ketikan di drive d: maka ketika kita di drive d: dan mengetikan ‘cd ketikan’, maka kita akan aktif di direktori ketikan.
D:\> cd ketikan ¿ (enter), menjadi
D:\ketikan>_
- cd..
Perintah cd.. digunakan kebalikan dari perintah cd, jika kita ingin kembali ke d:\>_, kita ketikkan cd.. (enter)
D:\ketikan>cd.. ¿ (enter) menjadi
D:\>_
- md
Perintah MD (make directory) digunakan untuk membuat direktori, atau di windows membuat folder, jika kita aktif di D:\ketikan>_ kita mengetik ‘md anto’, maka kita akan memiliki direktori anto pada d:\ketikan\
Contoh:
D:\ketikan\md anto ¿ (enter)
Untuk melihat gunakan perintah dir
- rd
Perintah RD digunakan untuk menghapus direktori, syaratnya adalah, kita menghapus dari direktori sebelumnya dan kita pastikan direktori yang akan dihapus harus kosong, semisal kita akan menghapus direktori anto, maka kita jalankan perintah harus pada direktori ketikan
Contoh:
D:\ketikan>rd anto ¿ (enter)
Untuk melihat gunakan perintah dir
Perintah perintah internal lainnya masih banyak lagi dan akan dibahas mendatang, kita dapat menggunakan perintah help, atau dengan mengetikan parameter /? Untuk mengetahui lebih lanjut. Misal untuk mengetahui cara menggunakan dir dapat kita cari dengan mengetikkan dir /? Enter.
Selamat mencoba
YES
komputer
Upgrade PC Lama agar Siap Vista
Membeli PC baru bukanlah opsi satu-satunya agar Anda dapat memakai Vista, menikmati video HD, dan bermain game 3D terbaru. Upgrade PC lama bisa jadi adalah solusi terbaik.

Memori: Kinerja naik dengan tiga keping modul memori
Langkah upgrade termudah adalah menambah RAM (memori) menjadi 1 GB untuk PC berbasis XP dan 2 GB untuk Vista. Modul yang terpasang dan slot yang kosong dapat diketahui de ngan program CPU-Z (www.cpuid.com). Melalui tab “SPD”, perhatikan slot memori mana saja yang masih kosong. Pada PC yang akan di-upgrade, terdapat dua modul memori DDR400 256 MB dan dua slot yang masih kosong. CHIP memutuskan menambah dua modul DDR400 512 MB menjadi 1,5 GB yang tentu saja sangat memadai untuk menjalankan Windows XP.
Efek penambahan memori akan sangat terasa bila Anda sering menjalankan banyak aplikasi di PC. Misalnya, berselancar pada beberapa website penuh banner iklan sambil membuka beberapa file PDF dan Office. Selain itu, hard disk tidak lagi harus bekerja terus-menerus dan saat Antivirus melakukan fungsi scan, sistem tidak langsung hang atau program menjadi not responding. Efek lainnya, program yang baru ditutup, misalnya MS Word, akan dengan cepat terbuka jika dijalankan kembali karena masih termuat dalam sistem cache memori.
Agar PC memiliki performa 3D dan video accelerator yang mumpuni, Anda membutuhkan sebuah gra phics card baru. Pastikan dahulu jenis slot graphics yang tersedia dengan bantuan program GPU-Z (www.techpowerup.com/downloads). Apakah sebuah port AGP lama (PC keluaran 2005 ke bawah) atau PCIe yang baru (x16, sejak akhir 2005). Apabila PC hanya mendukung card berbasis AGP, salah satu pilihan terbaiknya adalah graphics card dengan chip ATI Radeon HD 3850 (misalnya Sapphire Radeon HD3850 AGP). Graphics card ini maksimal membutuhkan 100 W sehingga dapat dioperasikan dengan Power Supply Unit (PSU) lama.
Setelah instalasi driver ATI terbaru (http://ati.amd.com/support/driver.html), Radeon HD3850 AGP pun unjuk kebolehan. Nilai 3DMark06 meningkat dari 777 menjadi 4.390 poin – sekitar 465%. Bahkan Crysis yang merupakan salah satu game FPS 3D paling “rakus” performa dapat dimainkan pada resolusi 1280 x 1024 dengan efek-efek medium dan kualitas gambar yang acceptable. Hasil yang mungkin tidak bisa dibayangkan bila Anda masih memakai PC dengan konfigurasi lama.
Konsumsi daya pun lebih rendah dari sebelumnya. Pada beban penuh (game Crysis saat demo loop), PC kini hanya membutuhkan daya 180 W (sebelumnya 210 W dengan Radeon 9800 XXL). Kele bihan lainnya, card baru memiliki du kungan Unified Video Decoder (UVD), sehingga mengurangi beban CPU saat men-decode video resolusi tinggi. Selain itu, interface DVI pada graphics card baru mendukung enkripsi HDCP, sehingga PC memiliki output content berproteksi copy. misalnya dari keping Blu-ray. Efek positif lainnya, card menjadi lebih kurang berisik. Tingkat kebisingan graphics card turun dari 3,1 menjadi 2,8 Sone.
Hard disk: Tiga kali lebih cepat dengan kapasitas “tak terbatas”
Teknologi hard disk empat tahun terakhir ini telah maju dalam hal kapasitas, kecepatan, dan waktu akses. Penambahan hard disk baru (walaupun hanya mendukung hard disk standar IDE) akan lebih mudah jika tray kosong, kabel data, dan kabel power telah tersedia. Di sini, opsinya ada dua. Membeli sebuah hard disk IDE atau sebuah SATA Controller card tambahan seperti Dawicontrol DC-300e dan sebuah hard disk SATA besar.